Friday, November 17, 2017

Peniru Ulung. .

Tantangan hari#11

Tadi ceritanya ummi lagi menjemur karpet, terus ummi liat ada cat putih nganggur.

Ummi langsung dapat ide, mengecat meja kayu yang catnya sudah pudar.

Langsung ummi eksekusi, sementara kaka N memperhatikan ummi dengan seksama bahkan sesekali mencolek meja yang sudah dicat. X_x

Beberapa saat kemudian...
Cat meja sudah kering, karena cuaca sepertinya akan turun hujan maka ummi memasukkan meja yang sudah dijemur.

Ummi letakkan meja dekat pintu. Tak lama datang kaka N membawa kipas dan langsung menghampiri meja seraya tangannya bergerak seperti sedang mengecat dengan kipasnya sebagai kuas.



Hahahha..ummi langsung tepok jidat deh.. Benarlah komunikasi paling produktif adalah dengan bahasa tubuh. Tanpa sengaja kaka N mampu meniru dengan baik apa yang ia lihat.

Memang anak kecil itu adalah peniru ulung. Kita sebagai orangtua harus berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan.

Terus belajar ya nak!!

#harike11
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Thursday, November 16, 2017

Bantu ummi yuk..

Tantangan hari#10

Udara siang ini terasa adem, suasananya bikin ngantuk. kaka N sedang bermain dengan mainannya.

Melihat kaka N sedang asyik, ummi bermaksud membereskan pakaian kaka N dan adik N. Serta mengganti pakaian adik N dengan ukuran yang lebih besar.

Saat ummi sedang memasukkan sarung tangan dan kaki ke dalam tas plastik untuk disimpan ternyata kaka N memperhatikan ummi dan rupanya ia tertarik untuk ikutan. Kaka N berjalan mendekati ummi dan mengacak-acak baju yang ada didekatnya.

Sambil mencoba mengontrol emosi, spontan ummi berkata, "kaka N, bantuin ummi yuk.. Masukkin kaos kakinya kesini". Sambil ummi berikan tas plastik ke kaka N.


"..ni..abeju...beja..beju..." sahut kaka N, sambil menerima tas plastik dari ummi dan memasukkan kaos tangan dan kaos kaki.

Lalu kaka N memainkan tas plastik dengan mengeluarkan semua isinya dan dimasukkan kembali ke dalam tas plastik. Sambil mengoceh, "brruueee...brabra..lalala.."

Ummi hanya bisa memandangi kaka N sambil menghela nafas panjang. Ummi mencoba untuk tidak melarang kaka N melakukan itu, karena ummi yakin disitu ada pelajaran yang kaka N dapat. Meski pada akhirnya ummi juga yang akan merapihkan semuanya.

Terus belajar ya nak!!

#harike10
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip


Sunday, November 12, 2017

Hancur deh..

Tantangan hari#9

Pagi ini kaka N terlihat bosan bermain dengan sepedanya. Ummi ingin mengembalikan semangat kaka N, ummi pun berpikir keras.

Ah, ummi ingat sesuatu. Ummi mengambil kardus dari atas lemari. Ummi ingin mengajak kaka N bermain tayo the bus dengan tracknya.


Saat ummi tunjukkan kardusnya, kaka N terlihat sangat antusias. Lalu ummi rakit sebagian, bagian jalanan menurun. Kaka N sudah tak sabar ingin bermain, kaka N berusaha mengambil bagian track yang sudah terpasang.


Ummi berikan kepada kaka N seraya berkata,  "kaka N ini bukan untuk diinjak ya. Ini untuk mobilannya". Ummi berkata seperti itu karena kaka N sudah bersiap-siap mengangkat kakinya.

Ummi kembali merakit sisa track. Baru saja ummi menoleh, tiba-tiba bunyi "krak, ngedebuk".. ternyata track yang telah tersusun hancur berantakan dan kaka N terjatuh diatasnya.

Kaka N langsung menangis, karena ia terjatuh akibat mencoba berdiri diatas track yang ummi berikan tadi.
Reflek ummi langsung mengambil kaka N dan memeluknya.

Setelah tangis kaka N reda, ummi kembali mengingatkannya untuk tidak menginjak track serta mengajak kaka N untuk merakit kembali dan bermain.

Alhamdulillah kaka N tetap semangat bermain dengan tayo, meski hanya untuk 5 menit saja x_x

Tetap belajar ya nak.. jangan menyerah meski hari ini belum berhasil ;)


#harike9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jalan-jalan ke perpustakaan nasional (part 1)

Akhirnya kemarin kami sekeluarga merealisasikan aktivitas bulanan. Kemana ya? Ke perpustakaan nasional yang baru lho..

             Gedung Perpustakaan Nasional
                      Sumber foto : google.com

Lalu kenapa judulnya part 1?
Karena sangat berharap akan ada kunjungan selanjutnya..

kalau boleh kasih review perpusnas niy yaaa.. Ga puas cuma sekali ke perpustakaan nasional yang baru.

Kenapa?
Karena ada perpustakaan khusus anak-anak dilantai 7. Disana anak-anak bebas berekspresi.

           Panggung dalam perpustakaan anak
                      Sumber foto : google.com

Mau baca buku? Boleh banget, ya orang tempatnya.
                            Rak buku

Mau main? Bolehhhh.. karena difasilitasi mainan kuda goyang (dimainin sm kaka N), kuda lompat, rumah-rumahan, perosotan, balon hiasan (dimainin juga sama kaka N dan anak-anak yang lain) dan juga aneka boneka.
                         Aksi kaka N



Mau lari-lari? Bolehhhh jugaaa.. karena tempatnya lumayan luas. Jadi cukup nyaman buat dipake lari-lari bocah ^_^

Mau cuma duduk-duduk depan rak buku atau dipinggir tembok? Jugaa bolehh.

                              Adik N

Tempatnya nyaman buat siapa aja. Ga percaya? Lihat aja, adik N sampai nyaman tidur disini. Padahal kondisinya banyak anak-anak yang teriak-teriak, lari-lari dan bermain.

Areanya sangat bersih. Karena memang dijaga kebersihannya. Barang bawaan disimpan diloker sebelah pintu masuk. Cuma sayang ga sempat foto.

Ruangannya juga sejuk. Meski kalau weekend pengunjung cukup banyak, tetapi ruangan tidak terasa panas.

Kalau melihat reaksi kaka N selama disana siy sepertinya ia sangat menikmati dan ga merasa bosan. Karena bolak balik berlari mengejar mainan yang sedang dipakai oleh anak lain. Atau memainkan balon yang ada dipangggung. Barengan dengan yang lain. Sabar ya nak, resiko mainan publik. Belajar berbagi :)



Namanya juga perpustakaan ya wajar kalau banyak rak buku, banyak juga bukunya dan juga pembatas buku. Hal ini juga ga luput dari pengamatan kaka N. Karena ia juga bersemangat menyentuh benda-benda tersebut. Yah.. namanya juga anak-anak.


Tapi karena saat masuk ke perpustakaannya sudah pukul 2 sore. Jadi ga bisa terlalu banyak mengeskplore. Bahkan buat membacakan buku pun belum sempat, sudah habis waktu untuk bermain. Karena tutup pukul 4 sore dan setengah jam sebelumnya kita dijelaskan jika perpustakaan sudah tutup.

Dan...
Kalau lagi seru main tiba-tiba lapar, bisa langsung melipir aja ke kantinnya yang ada di lantai 4. Harganya standard kok berkisar 20-35rb. Mulai dari nasi rames padang sampai dengan sop iga sapi.  Harga segitu udah termasuk nasi tapi tanpa minum yaa..

                       kantin dilantai 4
                      Sumber foto : google.com

Terus..terus..
Kalau mau sholat bisa dilantai 6. Adem... pembatasnya lucu, banyak lubang2 lingkaran gitu. Dari ukuran kecil hingga besar, kurang lebih berdiameter 20-25 cm. Jadi banyak anak-anak yang suka bermain disekitar pembatas ini. Termasuk kaka N, ia bermain cilukba dengan ummi. Namun tak sedikit juga yang mencoba memasukkan kepala mereka kedalam lingkaran ini. Kalau balita biasanya kepalanya nyangkut lalu menangis minta tolong :D namanya juga anak-anak. Senang bermain dengan yang bukan mainannya.

Untuk mobilisasi ketiap lantai hanya menggunakan lift saja. Ada eskalator tapi hanya bisa dari lantai 1 hingga 4 dan sebaliknya. Sisanya ya pake lift itu. Cuma memang harus bersabar karena lumayan lama nunggunya :) kalau cuma mau turun 1 lantai bolehlah lewat tangga darurat aja.. seperti kami kemarin, dari lantai 7 ke lantai 6

Jadi dengan segala pertimbangan, sepertinya akan ada part 2 jalan-jalan ke perpusnas.  :)

Yuk berpetualang!!
.
.
.
Alamat Perpustakaan Nasional
Jl. Medan Merdeka Sel. No.11, RT.11/RW.2, Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110

Jam operasional perpustakaan nasional
Senin - jumat 09.00-17.00wib
Sabtu 09.00-16.00 wib
Istirahat 12.00-13.00
Untuk hari jumat istirahat 11.30-13.00

Saturday, November 11, 2017

Dadah ummi..

Tantangan hari #8

kaka N sedang asyik bermain sepedanya, memencet tombol hingga berbunyi sebuah lantunan musik. Sesekali ia goyangkan kakinya.


Semangat sekali ia jalani pagi ini. Biasanya ia bahagia seperti ini jika sudah mandi dan perut kenyang maka hati senang..

Melihat kaka N ceria hati ummi tenang. Nah sekarang giliran ummi mandi, hanya saja ummi bimbang. Karena ummi jarang bisa mandi dengan tenang jika kaka N tidak sedang tidur.
Seringnya kaka N akan mengikuti ummi kekamar mandi bahkan menunggui. Kan ummi malu nak x_x

Nah ummi iseng mencoba bicara dengan santai ke kaka N. "Kaka N, ummi mandi dulu ya". pamit ummi dengan menatap kaka N seraya mengambil handuk dari rak jemuran.

Tebakan ummi kaka N akan berteriak atau menangis lalu berlari mengikuti.
Tiba-tiba kaka N berkata, "Dadah ummi..". Lalu kembali bermain. Tinggallah ummi yang terpana dengan reaksi kaka N. Spontan ummi bilang "dadah juga."

Ummi tetap melanjutkan berjalan kekamar mandi sambil penasaran. Apa betul kaka N akan bertahan bermain tanpa mencari ummi.

Ternyata hingga ummi selesai mandi, kaka N tidak menghampiri ummi. Alhamdulillah sungguh rejeki bisa mandi dengan tenang dan alhamdulillah kaka N bisa main tanpa khawatir mencari-cari ummi.


Terus berproses ya nak..!!


#harike8
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Friday, November 10, 2017

Makan paha ayam

Tantangan hari#7

"Mam..mama..mam" pinta kaka N. Kaka N ternyata lapar setelah asyik bermain. "Iya nak, sebentar ummi ambilkan ya". Jawab ummi sambil mengambil nasi dan lauknya.

Hari ini ummi masak soto ayam, tapi ummi ingin kaka N makan dan bermain dengan paha ayam hari ini. Jadilah paha ayam utuh dimasak soto berbarengan dengan potongan daging ayam yang lain.

Saat makan, kaka N terlihat kurang bersemangat. Akhirnya ummi ambilkan paha ayam dan ummi tunjukkan ke kaka N.

Paha ayam tersebut dicolek-colek oleh kaka N, rupanya ia penasaran. "Boleh dipegang ko nak, dimakan juga ya", sambil ummi berikan paha ayam ke tangan kaka N.

Terlihat sekali ia menikmati proses memakan paha ayam. :)

Selamat makan nak..

#harike7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Bermain dengan intonasi

Tantangan hari #6

Brem...brem.. bunyi suara mainan mobil kaka N. Mainan mobil yang menggunakan baterai.

Seru sekali ia memainkan mobilnya. Sampai semangat mengejar mobilnya bolak balik. Tak sengaja kakinya tersandung bouncer dan jatuh.

Ummi kira kaka N akan menangis. Ternyata tidak, malah terkesan cuek saja. Ia bangun dari jatuhnya dan memilih memainkan bouncernya dan membiarkan mainan mobilnya hidup.

Ummi ingin mengambil mainan tersebut untuk dimatikan. Tapi apa daya ummi tidak bisa. Karena sedang menyusui adik N.

Ummi berusaha memanggil-manggil kaka N untuk mengambil mobilnya. Saking asyiknya bermain bouncer, kaka N tidak menggubris panggilan ummi.


Ummi coba kembali untuk memanggil kaka N dengan intonasi yang berbeda, dengan intonasi yang naik turun. Alhamdulillah kaka N menoleh, spontan ummi berkata, "kaka N, tolong ambilin mobilnya dan kasih ummi y". Dengan wajah penuh ekspresi kaka N mengambil mobil, memainkannya sebentar lalu memberikannya kepada ummi.

"Mmi..mmii.." kata kaka N sambil memberikan mobil. "Alhamdulillah. . Makasi anak sholeh" sahut ummi seraya mematikan mobilnya.

Ternyata untuk menyampaikan maksud kita kepada anak. Bisa tanpa emosi, tanpa teriakan dan tanpa pukulan fisik. Cukup bermain dengan intonasi. InsyaaAllah berhasil.

Tetap berusaha, berproses. Bukan hasil yang utama.

Terus berproses ya nak..

#harike6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...