Monday, July 31, 2017

Materi NHW#9

Materi NHW#9

"Bunda Sebagai Agen Perubahan"

🙋BUNDA SEBAGAI AGEN PERUBAHAN🙋

Perempuan khususnya seorang ibu adalah instrumen utama yang sangat berperan sebagai agen perubahan. Dari sisi individu untuk menjadi agen perubahan adalah hak semua orang tidak berbatas gender. Karena semua memiliki potensi dasar yang sama berupa akal, naluri dan kebutuhan fisik. Sedangkan dalam konteks masyarakat, keberadaan ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan keluarga, dimana keduanya memiliki porsi prioritas yang sama.

Keberadaan Ibu di masyarakat akan meningkatkan kualitas pendidikan keluarga di rumah, demikian juga pendidikan keluarga di rumah akan memberikan imbas positif pada peningkatan kualitas masyarakat.

Maka berkali-kali di Ibu Profesional kita selalu mengatakan betapa pentingnya mendidik seorang perempuan itu. Karena

*"mendidik 1 perempuan sama dengan mendidik 1 generasi"*

Maka apabila ada 1 ibu membuat perubahan maka akan terbentuk perubahan 1 generasi yaitu generasi anak-anak kita. Luar biasa kan impactnya.

Darimanakah mulainya?

Kembali lagi, kita harus memulai perubahan di ranah aktivitas yang mungkin menjadi

"MISI SPESIFIK HIDUP KITA"

Kita harus paham JALAN HIDUP kita ada dimana. Setelah itu baru menggunakan berbagai CARA MENUJU SUKSES.

Setelah menemukan jalan hidup, segera lihat lingkaran 1 anda, yaitu keluarga. Perubahan-perubahan apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat keluarga kita menjadi CHANGEMAKER FAMILY.

Mulailah dengan perubahan-perubahan kecil yang selalu konsisten dijalankan. Hal ini untuk melatih keistiqomahan kita terhadap sebuah perubahan.

Maka gunakan pola kaizen ( Kai = perubahan , Zen = baik) Kaizen adalah suatu filosofi dari Jepang yang memfokuskan diri pada pengembangan dan penyempurnaan secara terus menerus dan berkesinambungan.

Setelah terjadi perubahan-perubahan di keluarga kita, mulailah masuk lingkaran 2 yaitu masyarakat /komunitas sekitar kita. Lihatlah sekeliling kita, pasti ada misi spesifik Allah menempatkan kita di RT ini, di Kecamatan ini, di kota ini atau di negara ini. Lihatlah kemampuan anda, mampu di level mana. Maka jalankan perubahan-perubahan tersebut, dari hal kecil yang kita bisa.

START FROM THE EMPHATY

Inilah kuncinya.

Mulailah perubahan di masyarakat dengan membesarkan skala perubahan yang sudah kita lakukan di keluarga.

Sehingga aktivitas kita di masyarakat tidak akan bertabrakan dengan kepentingan keluarga. Bahkan akan saling mendukung dan melengkapi.

Setelah EMPHATY maka tambahkan PASSION , hal ini akan membuat kita menemukan banyak sekali SOLUSI di masayarakat.

KELUARGA tetap no 1, ketika bunda aktif di masyarakat dan suami protes , maka itu warning lampu kuning untuk aktivitas kita, berarti ada yang tidak seimbang. Apabila anak yang sudah protes, maka itu warning keras, LAMPU MERAH. Artinya anda harus menata ulang tujuan utama kita aktif di masyarkat.

Inilah indikator bunda shalehah, yaitu bunda yang keberadaannya bermanfaat bagi dirinya, keluarganya dan lingkungan sekitarnya.

Sehingga sebagai makhluk ciptaan Allah, kita bisa berkontribusi kebermanfaatan peran kita di dunia ini dengan "Rasa TENTRAM".

Salam

/Tim Matrikulasi IIP/

Sumber Bacaan :

_Masaaki Ima, Kaizen Method, Jakarta , 2012_

_Ashoka Foundation, Be a Changemaker: Start from the Emphaty, 2010_

_Materi-materi hasil diskusi keluarga bersama Bapak Dodik Mariyanto, Padepokan Margosari, 2016_

Disimpan oleh,
Miraa Nihlaa Hilaby

Tugas NHW#9 : Bunda sebagai Agen Perubahan

Bismillah.


semanga ah mengerjakan peer terakhir ini, semoga bisa terwujud. Harus berjalan pelan, gapapa sedikit yang penting berjalan. Lambat laun akan bertambah banyak jalannya bukan?


Kali ini seperti disiram air saat sedang tertidur lelap. Karena seperti diingatkan tentang harapan dan mimpi di beberapa tahun yang lalu. Mimpi yang berhenti berjalan, karena lelah dan terpecah konsentrasi dari prioritas yang ada. Menangis hati ini, kenapa begitu terlena melupakan ini..


Rasanya cukup sudah berceloteh, mari kita kerjakan, semoga Allah meridhoi.

Q : Mulailah dari yg sederhana,  lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.


A : Masalah yang dihadapi selama ini adalah masih banyaknya makanan atau jajanan yang bergizi dijual dengan harga murah, masih minimnya orang yang peduli dengan kehalalan suatu produk, serta aman tidaknya penggunaan bahan tambahan.

Penyelesaian yang saya lakukan awalnya adalah saya belajar memasak (cooking dan baking) terutama dibidang bakery. Dan berusaha sebisa mungkin, membuat kudapan untuk keluarga terutama untuk memenuhi poin diatas seperti harga murah,sehat dan halal.

Berikut ini tergambar dalam bagan dibawah :


EMPATI + PASSION = SOCIAL VENTURE

MINAT HOBI

KETERTARIKAN

SKILL, HARD, SOFT

ISU SOSIAL

MASYARAKAT

IDE SOSIAL

Memasak (Baking)

Memasak

 

Analistis

 

Suka mengumpulkan informasi

 

Peduli dengan sekitar

 

Suka mencoba hal baru, dll

Roti dan Kue yang bergizi dijual dengan harga mahal

 

Banyak yang belum memperhatikan halal atau tidak bahan baku yang digunakan

 

Banyak Roti dan Kue yang menggunakan bahan adiktif

Anak-anak

(balita hingga remaja)

 

Ibu-ibu

 

Gerakan peduli makanan sehat, murah dan halal

 

 

Membuka gerai roti dan kue yang sehat, murah dan halal

 

 

Semoga Allah berikan saya jalan untuk mewujudkan ini semua, aamin.

"Dan Cukuplah Allah sebaik-baiknya Penolong."

 

Dikerjakan dan dicermati oleh,

Miraa Nihlaa Hilaby

Friday, July 21, 2017

Tugas NHW 8 : Misi Hidup dan Produktivitas

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

MasyaaAllah di peer yang kali ini. Membuat saya mbrebes mili. Kenapa demikian? Karena membuat saya membangkitkan keinginan lama dan passion lama saya.

Meski masih bingung bagaimana saya bisa memulai menjalaninya.
Bismillah saya kerjakan peer ini. Semoga Allah mudahkan mewujudkannya.

A. Satu hal yang saya suka dan bisa adalah memasak dan baking. Maka saya memilih baking. Karena sejak dulu saya ingin sekali bisa mengembangkan kesukaan saya pada baking ini dengan membuat cake&bakery store yang halal dan thoyib.

Karena pada dunia perbakingan. Jika tidak hati-hati dalam menggunakan bahan baku. Bisa bercampur antara yang halal, syubhat dan haram.

b. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan "BE DO HAVE" di bawah ini :
1. Kita ingin menjadi apa ?
✏️bakers
2. Kita ingin melakukan apa ?
✏️membangun kemampuan expert mengenai roti dan cake halal dengan sering membuat cake dan roti dengan resep terbaru. Terus memacu diri.
3. Kita ingin memiliki apa?
✏️toko bakery & cake halal dan thoyib

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)
✏️franchise toko bakery dan cake halal thoyib
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)
✏️edukasi memilih makanan yang halal dan thoyib. Terutama bakery dan cake
✏️membuka toko bakery dan cake halal thoyib di mall besar
3. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)
✏️mampu mengedukasi lebih selektif memilih makanan halal dan thoyib pada lingkungan sekitar.

Quote of the day by IIP
🍁Mulailah dengan PERUBAHAN, karena pilihannya hanya satu BERUBAH atau KALAH

Dikerjakan dan ditulis oleh,
Miraa Nihlaa Hilaby

Materi 8 : "Misi Spesifik Hidup dan Produktivitas"

MISI SPESIFIK HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Bunda, perjalanan kita untuk menemukan misi hidup selaras dengan perjalanan produktivitas hidup kita. Maka materi menemukan misi hidup ini, akan menjadi materi pokok di kelas bunda produktif.

Sebelumnya kita sudah memahami bahwa "Rejeki itu pasti, Kemuliaan yang harus dicari". Sehingga produktivitas hidup kita ini tidak akan selalu diukur dengan berapa rupiah yang akan kita terima , melainkan seberapa meningkat kemuliaan hidup kita dimata Allah dan seberapa manfaat hidup kita bagi alam semesta.

*Be Professional, Rejeki will Follow*

Tagline Ibu Profesional di atas menjadi semakin mudah dipahami ketika kita masuk ranah produktif ini. "Be Professional" diartikan sebagai bersungguh-sungguh menjalankan peran. Kesungguhan dan keistiqomahan seseorang dalam menjalankan peran hidupnya akan meningkatkan kemuliaan dirinya di mata Allah dan kebermanfaatan untuk sesama.

"Rejeki will follow' bisa dimaknai bahwa rejeki & setiap orang itu sudah pasti, yang membedakan adalah nilai kemanfaatan dan keberkahannya seiring dengan bersungguh-sungguh tidaknya seseorang menjalankan apa yang dia BISA dan SUKA.

Uang akan mengikuti sebuah kesungguhan , bukan bersungguh-sungguh karena uang

Pada dasarnya menemukan misi hidup itu tidak ada hubungannya dengan usia seseorang. Semakin awal seseorang merasa "galau" kemana arah hidupnya, semakin "risau" untuk mencari sebuah jawaban "mengapa Allah menciptakan dirinya di muka bumi ini?" maka semakin cepat akan menemukan misi hidup.

Kalau di pendidikan berbasis fitrah, proses ini secara alamiah akan dialami oleh anak-anak pre aqil baligh akhir ( sekitar 10-13 th) dan memasuki taraf aqil baligh ( usia 14 th ke atas). Maka kalau sampai hari ini ternyata kita masih galau dengan misi hidup kita, maka bersyukurlah, karena kita jadi tahu kesalahan proses pendidikan kita sebelumnya, dan tidak perlu lagi mengalami hal tersebut di saat usia paruh baya yang secara umum dialami oleh sebagian manusia yang disebut sebagai (mid-life crisis).

Maka sekarang, jalankan saja yang anda BISA dan SUKA tanpa pikir panjang, karena Allah pasti punya maksud tertentu ketika memberikan kepada kita sebuah kemampuan. Apabila kita jalankan terus menerus, kemungkinan itulah misi hidup kita.

Seseorang yang sudah menemukan misi hidup tsb apabila menjalankan aktivitas produktif akan lebih bermakna, karena keproduktivitasannya digunakan untuk mewujudkan misi-misi hidupnya. Sehingga selalu memiliki ciri-ciri :

a. Selalu bersemangat dengan mata berbinar-binar

b. energi positifnya selalu muncul, rasanya tidak pernah capek.

c. rasa ingin tahunya tinggi, membuat semangat belajar tinggi

d. Imunitas tubuh naik, sehingga jarang sakit, karena bahagia itu imunitas tubuh yang paling tinggi.

Ada 3 elemen yang harus kita ketahui berkaitan dengan misi hidup dan produktivitas :

a. Kita ingin menjadi apa (be)

b. Kita ingin melakukan apa (do)

c. kita ingin memiliki apa (have)

Dari aspek dimensi waktu ada 3 periode yang perlu kita perhatikan :

a. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

b.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahunke depan ( strategic plan)

c. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

Setelah mendapatkan jawaban-jawaban dari pertanyaan di atas, maka mulailah berkomitmen untuk "BERUBAH" dari kebiasaan-kebiasaan yang anda pikir memang harus diubah.

Berikutnya mulai susun langkah-langkah usaha apa saja yang bisa kita lakukan untuk menunjang sebuah produktivitas hidup kita.Mulailah dengan menetapkan target waktu dan jadwal kegiatan selama satu tahun, serta menentukan ukuran atau indikator keberhasilan dalam setiap kegiatan yang kita lakukan.Buatlah prioritas dan pilih hal-hal yang memang kita perlukan. Hindari membuat daftar yang terlalu panjang, karena hal tersebut membuat kita "gagal fokus".

Demikian sekilas tentang pentingnya misi hidup dengan produktivitas, silakan dibuka diskusi dan nanti kami akan lebih detilkan materi ini secara real di nice homework #8 berbasis dari kekuatan diri teman-teman yang sudah dituliskan di Nice homework #7.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi IIP/

Sumber bacaan:

_Antologi para Ibu Profesional, BUNDA PRODUKTIF, 2014_

_Materi Matrikulasi IIP, Bunda Produktif, 2017_

_Materi kuliah rutin Ibu Profesional, kelas bunda produktif, Salatiga, 2015_

Disimpan oleh,
Miraa Nihlaa Hilaby

Materi 7 : "Rejeki itu pasti, Kemuliaan harus dicari"

REJEKI ITU PASTI, KEMULIAAN HARUS DICARI

Alhamdulillah setelah melewati dua tahapan "Bunda Sayang" dan "Bunda Cekatan" dalam proses pemantasan diri seorang ibu dalam memegang amanah-Nya, kini sampailah kita pada tahapan "Bunda Produktif".

Bunda Produktif adalah bunda yang senantiasa menjalani proses untuk menemukan dirinya, menemukan "MISI PENCIPTAAN" dirinya di muka bumi ini, dengan cara menjalankan aktivitas yang membuat matanya "BERBINAR-BINAR"

Sehingga muncul semangat yang luar biasa dalam menjalani hidup ini bersama keluarga dan sang buah hati.

Para Ibu di kelas Bunda Produktif memaknai semua aktivitas sebagai sebuah proses ikhtiar menjemput rejeki.

Mungkin kita tidak tahu dimana rejeki kita, tapi rejeki akan tahu dimana kita berada.

Sang Maha Memberi Rejeki sedang memerintahkannya untuk menuju diri kita"

_Allah berjanji menjamin rejeki kita, maka melalaikan ketaatan pada-Nya, mengorbankan amanah-Nya, demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminnya adalah kekeliruan besar_

Untuk itu Bunda Produktif sesuai dengan value di Ibu Profesional adalah

_bunda yang akan berikhtiar menjemput rejeki, tanpa harus meninggalkan amanah utamanya yaitu anak dan keluarga_

Semua pengalaman para Ibu Profesional di Bunda Produktif ini, adalah bagian aktivitas amalan para bunda untuk meningkatkan sebuah *KEMULIAAN* hidup.

"Karena REJEKI itu PASTI, KEMULIAAN lah yang harus DICARI"

Apakah dengan aktifnya kita sebagai ibu di dunia produktif akan meningkatkan kemuliaan diri kita, anak-anak dan keluarga? Kalau jawabannya" iya", lanjutkan. Kalau jawabannya" tidak" kita perlu menguatkan pilar "bunda sayang" dan "bunda cekatan", sebelum masuk ke pilar ketiga yaitu "bunda produktif".

Tugas kita sebagai Bunda Produktif bukan untuk mengkhawatirkan rizqi keluarga, melainkan menyiapkan sebuah jawaban "Dari Mana" dan "Untuk Apa" atas setiap karunia yang diberikan untuk anak dan keluarga kita.

Maka

Bunda produktif di Ibu Profesional tidak selalu dinilai dengan apa yang tertulis dalam angka dan rupiah, melainkan apa yang bisa dinikmati dan dirasakan sebagai sebuah kepuasan hidup, sebuah pengakuan bahwa dirinya bisa menjadi Ibu yang bermanfaat bagi banyak orang.

Menjadi Bunda Produktif, tidak bisa dimaknai sebagai mentawakkalkan rejeki pada pekerjaan kita.

Sangat keliru kalau kita sebagai Ibu sampai berpikiran bahwa rejeki yang hadir di rumah ini karena pekerjaan kita.

Menjadi produktif itu adalah bagian dari ibadah, sedangkan rejeki itu urusan-Nya

Seorang ibu yang produktif itu agar bisa,

1⃣menambah syukur,
2⃣menegakkan taat
3⃣berbagi manfaat.

Rejeki tidak selalu terletak dalam pekerjaan kita, Allah berkuasa meletakkan sekendak-Nya

Maka segala yang bunda kerjakan di Bunda Produktif ini adalah sebuah ikhtiar, yang wajib dilakukan dengan sungguh-sungguh (Profesional).

Ikhtiar itu adalah sebuah laku perbuatan, sedangkan Rejeki adalah urusanNya.

Rejeki itu datangnya dari arah tak terduga, untuk seorang ibu yang menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh dan selalu bertaqwa.

Rejeki hanya akan menempuh jalan yang halal, maka para Bunda Produktif perlu menjaga sikap saat menjemputnya,

Ketika sudah mendapatkannya ,jawab pertanyaan berikutnya " Buat Apa?". Karena apa yang kita berikan ke anak-anak dan keluarga, halalnya akan dihisab dan haramnya akan diazab.

Salam Ibu Profesional,

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Sumber Bacaan:

_Antologi para Ibu Profesional, BUNDA PRODUKTIF, 2014_

_Ahmad Ghozali, Cashflow Muslim, Jakarta, 2010_

_Materi kuliah rutin Ibu Profesional, kelas bunda produktif, Salatiga, 2015


Disimpan oleh,
Miraa Nihlaa Hilaby

Tugas NHW#7 : Tahapan Menuju Bunda Produktif


NHW#7 versi aq
TAHAPAN MENUJU BUNDA PRODUKTIF

Bismillah, mengerjakan ini telat sekali. Delay 1 minggu sesudah dateline. Rasanya ga enak. 

Ini karena manajemen waktu saya lagi berantakan. Merasa sedih aja, sepertinya hidup lagi berantakan. Diri ini Lagi ga bermanfaat. Mungkin karena lagi jenuh jalani rutinitas yang belum selesai dibenahi. 

Ya sudahlah, jangan terlalu lama bersedih. Mari bangkit dan perbaiki.

Peer kali ini mencoba test mapping. Dan hasilnyaaaaaa..
Seperti biasa hasil test kepribadian yang lain. Selalu mirip hasil diriku seperti ini. Apa ini yang harusnya ku jalani ya? 

Entahlah. Mari berikhtiar temukan misi hidup. 

🍁Hasil ST30 (Strenght Typology)🍁

MIRAA NIHLAA HILABY, anda adalah orang yang suka dengan angka dan data , anda kurang yakin akan sesuatu yang sifatnya intuitif kecuali kalau anda juga punya bakat lainnya yang intuitif , suka sekali mengatur penempatan atau penugasan orang , berani menghadapi orang secara empat mata,keras kepala, berani mengambil alih tanggung jawab , senang mengkomunikasikan sesuatu yang sederhana menjadi menarik , analitis , teliti & suka mengumpulkan informasi , senang ngotak ngatik mengembalikan sesuatu ke fungsi semula , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain.

🍀 Kuadran aktivitas
Kuadran 1 : 
Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
🔹masak
🔹baking

Kuadran 2 : 
Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA
🔹menjahit
🔹craft

Kuadran 3 : 
Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
🔹menyetrika
🔹mencuci
🔹berbenah rumah

Kuadran 4: 
Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA
🔹marketer


Dikerjakan dan ditulis oleh, 
Miraa Nihlaa Hilaby

Saturday, July 8, 2017

Tugas NHW#6 : Belajar menjadi Manajer Keluarga Handal

*BELAJAR MENJADI MANAJER KELUARGA HANDAL*

Bismillah yuk, belajar jadi manager handal dengan menentukan prioritas. Meski ga gampang juga karena harus aplikatif.

Mulai dari ini...
Maka ikutilah tahapan-tahapan sbb :

🔷Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting
✏️3 aktivitas paling penting
1. Membersamai dan bermain dengan anak
2. Memasak
3. Belajar tentang parenting

✏️3 aktivitas yang paling tidak penting
1. Menyetrika baju
2. Mencuci baju
3. Merapihkan rumah (berbenah)

🔷Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?
✏️Untuk kegiatan penting no. 1-2 dan kegiatan tidak penting no. 3🙈

✏️aktivitas dinamis
-membersamai dan bermain dengan anak
-memasak
-belajar tentang parenting

✏️aktivitas rutin 1
-menyapu, mengepel,menyikat kamar mandi, cuci piring, berbenah rumah dan membersihkan kompor (20.00-22.00)
-menyetrika baju*
-mencuci baju*
(*) sementara ini didelegasikan kepada ART harian

🔷jadwal harian
07.00-20.00 jadwal dinamis
20.00-22.00 jadwal rutin

Semoga Allah mudahkan dan Allah bantu kuatkan agar bisa istiqomah. Aamiin Allahumma Aamiin

Ditulis dan dicermati oleh,
Miraa Nihlaa Hilaby

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...